Pengembangan Sistem Perpustakaan Terintegrasi Universitas Pertamina
Research and Development

Fasilitas perpustakaan di Universitas Pertamina memiliki kurang lebih 5800 eksemplar buku pengan luas mencapai 760 m2. Untuk menunjang pelayanan dari perpustakaan, Universitas Pertamina mengembangkan sistem perpustakaan terintegrasi.

A. Sistem Perpustakaan Eksisting

Sistem perpustakaan saat ini menggunakan teknologi:

1. SLIMS Web App.
Aplikasi manajemen perpustakaan yang digunakan untuk mengelola data buku, anggota, transaksi, dsb.

2. Aplikasi Sirkulasi
Aplikasi yang mengatur sirkulasi buku seperti peminjaman dan pengembalian buku. Aplikasi ini terhubung dengan database SLIMS dan menggunakan RFID Reader untuk mencatat identitas buku-buku yang dilengkapi dengan tag RFID.

Berikut ini adalah skema sistem perpustakaan eksisting:

B. Pengembangan Sistem Perpustakaan

Aplikasi SLIMS masih digunakan sebagai portal website perpustakaan sekaligus aplikasi pengelola data-data perpustakaan. Namun RFID yang digunakan adalah gabungan dari RFID Reader yang kompatibel dengan kartu RFID ISO 15963 dengan yang kompatibel dengan kartu RFID UHF 923 ~ 925 MHz.

Pengembangan Sistem Perpustakaan akan dibagi menjadi dua fase yaitu:

  1. Fase Transisi
  2. Fase Akhir

Fase Transisi adalah fase dimana kartu masih menggunakan dua frekuensi berbeda yaitu kartu mahasiswa dengan frekuensi HF sedang buku perpustakaan dengan frekuensi UHF.

Fase Akhir, adalah fase dimana kartu mahasiswa sudah memakai kartu UHF seperti kartu tag yang ditempel pada buku perpustakaan.

Aplikasi Yang Diperlukan

1. Aplikasi Sirkulasi v2.
Seperti aplikasi sirkulasi versi 1, hanya saja frekuensi yang dipakai RFID Reader adalah frekuensi UHF serta aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk mematikan sistem keamanan Tag RFID sehingga tidak membunyikan alarm saat melewati pintu keluar (EAS Security Gate UHF).

2. Aplikasi Book Drop
Aplikasi book drop atau aplikasi pengembalian buku v2 hampir sama seperti versi ke-2. Hanya saja RFID Reader yang dipakai adalah reader yang mampu membaca kartu tag UHF dan menyalakan kembali sistem keamanan tag tersebut sehingga dapat membunyikan alarm kembali pada pintu keluar (EAS Security Gate UHF).

3. Transisi Aplikasi
Perubahan sistem perpustakaan dari yang sudah ada dengan sistem mendatang memerlukan masa transisi karena kartu-kartu yang sudah beredar di kalangan peminjam adalah kartu yang memiliki frekuensi yang berbeda.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat masa transisi adalah komunikasi pada database, karena pencatatan identitas menggunakan kartu RFID HF sedang pencatatan buku menggunakan tag RFID UHF maka aplikasi harus bisa mensinkronkan kedua kondisi tersebut sehingga proses bisnis tidak terganggu.

Berikut ini adalah bagan urutan dari proses peminjaman Sistem Perpustakaan Fase Transisi:

Written by gpamungkas on Feb 15 2019, 2:36 PM.
User